Sampah

•November 21, 2017 • Leave a Comment

Jadi kau tanyakan kepada aku cinta itu apa ? Untuk aku , pada tahap kematangan yang seperti ini , aku jawabkan cinta itu adalah.. tanggung jawab.

Kita bukan lagi remaja yang sedang beralih transisi drp anak ke dewasa ; ada hormon hormon gatal yang tak terbendung. Kita bukan lagi mencari cinta di bait bait lagu puitis yang jiwang. Mau pon bukan dalan falsafah sampah yang kau lihat dalam tv atau social media.

Cinta bagi aku bukan semata yang aku boleh panggil “sayang”  dan bermesra mesra walau bukan mahram : terang terangan di alam nyata atau pon maya. Mengejar berapa retweet atau like jika aku up status atau up gamba gamba romantis kita.

Cinta bagi aku bukan betapa banyak aku perlu ungkap kan rasa; betapa aku perlu convince kan cinta ; betapa aku perlu letakkan semua pengharapan agar kononnya kaseh ku mekar selamanya pada manusia.

Jadi aku tanya.. jika kau mau menzahirkan cinta pada seorang insan, apa yang kau cari sebenarnya ? Yang sedap mata kau pandang ? A trophy girl perhaps ? Yg baik utk ego kau ? Jadi kau cari apa dalam diri seorang insan ?

 

Cinta bagi aku adalah tanggung jawab. Yang kau ingin bina keluarga bersamanya bukan kerna nafsu semata ; bukan hanya di dunia yg sementara. Tapi atas niat lillah hi ta’ala.  Dan membawa semua harapan harapan bersama menuju ke negara abadi.  Semuanya kan berjalan seiring dengan niat mu. Jika kau ingin dunia semata , dunia akan perished.

Bukan soalan mau perempuan itu apa dalam satu hubungan . Tp telah pon tuhan gariskan , tetapkan , pandukan, gi mana mencari tulang rusuk mu.

Lihat lah kehidupan drp konteks yg lebih besar, lebih maksima.

Jadi kalau cinta kau tak kesampaian, apa yang kau mau tangiskan ? Gadis yg kau suka beralih arah ? Kaseh yang kau bina tak sampai ? Impian yang kau cipta tak sempat jadi nyata ? Dan dalam banyak banyak manusia , kau patut tau apa akibat cinta hanya berlandaskan nafsu .

Advertisements

•November 19, 2017 • Leave a Comment

I let myself drifting away , and i dont recognize myself anymore. Getting up to live is too hard, and staying positive is another story. 

From one to another , the pain at times is too … unbearable. 

But Allah says , ” bagaimana kau mengaku beriman , sedangkan kau tidak pernah di uji ? ” .. but the test we endure , ya Allah .. is very hard. May Allah ease our journey, insya allah. 

Im now becoming obsolete, cant decide what to do with my life. Im overweight still, obese to be precise. this negative thoughts in my head is never kind to me. Working in a volatile environment still, where everyone is either too selfish , and fucking snobbish. Slowly letting my self go, sometimes cant even recognize my reflection in the mirrow. Yes, sampai begitu. 
Ya Allah, to you i pour my agony. 
———

Pardon my bad english. 

•November 16, 2017 • Leave a Comment

Ada syaitan yang sedang berbisik bisik ke telinga ku ; tentang betapa buruk dan worthlessnya aku sebagai seorang insan.
Dan tiap kali pon aku rebah di atas lantai , meratapi nasib yang tidak lah semalang mana.

Ada syaitan yang sedang berbisik bisik ke telinga ku ; tentang betapa aku terlalu sendirian menghadapi takdir takdir yang berat .. dan memaksa aku untuk mengeluh dan meratapi betapa aku tak kuat berdepan dengan tulisan tulisan tuhan..

Ada syaitan yang sedang berbisik bisik ke telinga ku ; tentang betapa aku mudah di pujuk dengan hawa nafsu dunia , dan akhirnya jatuh tersungkur, menangis di sudut bilik kecilku yang tak pernah aku berani tinggalkan..

Ada syaitan yang sedang berbisik bisik ke telinga ku ; betapa aku gagal mengecapi impian ku , (ah aku tertawa sendiri yang kau tak pernah pon mempunya impi, apatah lagi mau menjadikan nya nyata ! ) dan akhirnya patah riuk tanpa sebarang usaha yang berterusan.

Ada syaitan yang sedang berbisik bisik ke telinga ku ; betapa aku maseh lagi hodoh dan bodoh walau baju apa pun yang aku pakaikan di tubuhku. Walau duit kau yg ciput tu boleh membeli baju yang lebih besar dengannya ; kau maseh lagi perempuan yang gemok ! Dan tiada satu jiwa pon akan menyenangi raut wajah mu ; walau pon kau sebaik insan..manusia akan tetap memilih untuk melihat cantik mu ; bukan akhlak mu !

Dan sedang aku gagal semua ; ada syaitan yang berbisik ke telinga ku ; betapa aku gagal menjadi seorang hamba yang bersyukur… hamba yang patuh pada tuhannya..

Betapa aku hilang bak debu debu yang beterbangan…

Harum wangi

•November 1, 2017 • Leave a Comment

Kaseh adalah ;

Mendoakan walau tiada apa hubungan.
Mengharapkan kebahgiaan ; walau bukan bersama. Sentiasa menitip doa ; tanpa jemu , selagi ingat.

Ya, selagi ingat.
———–

Akhirnya nanti kita ; manusia kan jadi debu. Daripada tanah , kembali ke tanah.
Manusia yang baik tika maseh hidup ; mendamaikan siapa pun kelilingnya. Orang yang bahgia , membahgiakan. Hadirnya menyenangkan… Dia, malah buat baik sorok sorok. Tak perlu di ketahui umum, cukup sahaja yang mendoakan serata kerajaan langit.
Ah , insan yang baik, yang mendamaikan.

Perginya pula di tangisi. Di kenangi.
Yang baik baik harapnya. Manusia tidak maksum, harapnya jangan di ingati yang buruk. Hanya rasa rasa bahgia yang pernah singgah pada kita kerna di sentuh baiknya dia.

———–

Wahai Tuhan yang Maha Baik ;

Saya mau berjumpa semula dengan insan yang saya kasehi di atas dunia ini.
Masukkan lah kami ke tempat yang Kamu redhai.

———-

Jika tidak di dunia ini wahai Tuhan , moho n pinjam kaseh di alam sana.

Mengharap yang terbaik.

———

Kaseh adalah ;

Mendoakan walau tiada apa hubungan.
Mengharapkan kebahgiaan ; walau bukan bersama. Sentiasa menitip doa ; tanpa jemu , selagi ingat.

Ya, selagi ingat. 

 
Hana Book Review

Let's talk about books

Shafiqolbu

Sampaikanlah walaupun hanya satu ayat !

siri gajah duduk

the dreamer

Genta Rasa

KUATKAN FIKIR, TINGKATKAN ZIKIR